A selang hidrolik adalah bagian penting dalam sistem hidrolik. ia mentransmisikan daya fluida dalam mesin dan peralatan. Ini dirancang untuk menangani tekanan tinggi yang ekstrem. Ini dapat berkinerja tinggi untuk membawa cairan hidraulik di antara komponen yang berbeda, seperti pompa, katup, silinder, dan motor.
Komponen Selang Hidraulik
Selang hidrolik dirancang khusus untuk sistem hidrolik. Selang ini mengalirkan oli atau air bertekanan tinggi dari pompa ke aktuator. Di aktuator inilah cairan tersebut digunakan untuk menciptakan gerakan mekanis. Selang hidrolik terdiri dari tiga bagian berbeda: tabung bagian dalam, lapisan penguat, dan penutup luar. Selanjutnya, kami akan memperkenalkan ketiga bagian ini secara detail untuk membantu Anda lebih memahami selang hidrolik.

Ban Dalam
Ban dalam selang hidrolik, adalah komponen ban dalam yang membawa cairan hidrolik dari satu ujung selang ke ujung lainnya. Selang ini harus fleksibel. Hal ini sangat penting pada peralatan dengan sambungan fleksibel. Selain itu, selang harus kompatibel dengan cairan yang dibawanya.
Berbagai jenis cairan hidrolik disebutkan di bawah ini:
Cairan berbasis minyak bumi: Melindungi dari keausan, oksidasi, korosi, dan tekanan ekstrem.
Cairan berbasis air: Digunakan untuk ketahanan api karena kandungan airnya yang tinggi.
Cairan berbasis sintetis: Memberikan ketahanan terhadap api, gesekan rendah, stabilitas termal, dan cocok untuk aplikasi suhu tinggi dan tekanan tinggi.
Bahan ban dalam biasanya meliputi termoplastik, karet sintetis, dan Polytetrafluoroethylene (PTFE) untuk menahan korosi dan bahan kimia.
Termoplastik yang digunakan biasanya meliputi poliamida, poliester, dan bahkan fluoropolimer. Semua material ini menunjukkan ketahanan yang tinggi terhadap pelarut, asam, dan basa.
Karet Sintetis: Fleksibilitas yang sangat baik.
Fluoropolimer: Ketahanan kimia dan korosi yang sangat baik, pengoperasian suhu tinggi yang stabil, dan umur simpan yang panjang.
Termoplastik: Mendukung radius tekukan minimum yang lebih kecil sekaligus memberikan ketahanan yang sangat baik terhadap tekukan dan pengikatan.
Lapisan Penguatan
Lapisan penguat selang hidraulik menentukan tekanan kerja selang. Kapasitas tekanan selang hidraulik adalah karakteristik yang menentukan. Oleh karena itu, tekanan kerja yang diperlukan secara langsung menentukan konstruksi selang. Semakin banyak lapisan pada penguat, semakin tinggi peringkat tekanannya. Biasanya tersedia dalam konfigurasi jalinan, spiral, atau heliks. Lapisan penguat biasanya terbuat dari bahan seperti kawat yang dikepang, kawat lilitan spiral, atau tekstil. Pilihan penguat tergantung pada peringkat tekanan dan fleksibilitas yang diperlukan.
A selang hidrolik penguat kawat spiral Selang ini menggunakan empat lapisan atau lebih kawat baja tarik tinggi yang dililit spiral. Struktur ini membuat selang sangat kuat, tetapi juga cukup kaku. Oleh karena itu, fleksibilitasnya terbatas. Selang ini dirancang khusus untuk aplikasi bertekanan sangat tinggi. Anda biasanya akan menemukannya di peralatan konstruksi dan kendaraan off-road tugas berat.
Selang Multi-Spiral dirancang dengan beberapa lapisan penguatan, memastikan kekuatan dan daya tahan maksimal. Konstruksi spiralnya yang unik memungkinkan peningkatan fleksibilitas tanpa mengorbankan kinerja. Baik Anda berurusan dengan mesin berat atau aplikasi industri yang menuntut, selang ini dapat menangani semuanya.
Selang penguat kawat yang dikepang terdiri dari ban dalam karet sintetis atau karet alam, yang diperkuat dengan satu atau beberapa lapis kawat baja. Ban ini menawarkan fleksibilitas yang sangat baik dan ketahanan yang tinggi terhadap abrasi.
Untuk pilihan selang yang andal dan tahan lama, selang yang dikepang adalah pilihan utama. Selang ini telah mendapatkan popularitas di berbagai industri karena kekuatan dan fleksibilitasnya yang luar biasa.
Selang hidrolik yang dikepang tekstil lebih fleksibel daripada selang spiral, sehingga selang memiliki radius yang lebih kecil dan fleksibilitas yang baik. Selang yang dikepang banyak digunakan di industri seperti manufaktur, konstruksi, otomotif, dirgantara, dan banyak lagi. Selang ini dapat digunakan untuk mengalirkan cairan seperti air, minyak, gas, bahan kimia dengan tetap mempertahankan laju aliran yang optimal dan mencegah kebocoran atau semburan.
Selang hisap dan selang balik heliks Selang spiral menawarkan fleksibilitas terbesar, dan strukturnya mencegah kolaps di bawah tekanan vakum, memberikan ketahanan yang lebih baik terhadap beban benturan daripada selang jalinan. Heliks tidak saling tumpang tindih, menghindari keausan akibat gesekan satu sama lain; menghasilkan ketahanan beban impuls yang lebih baik daripada selang jalinan biasa. Aplikasi selang saluran balik yang akan menyebabkan selang jalinan dan selang spiral kolaps dengan sendirinya.
Menutupi
Penutup selang hidraulik melindungi penguat selang dan tabung dari lingkungan luar. Ini dirancang sebagai tabung yang tahan abrasi, ozon, dan minyak, serta tahan terhadap berbagai elemen. Penutup luar dapat dibuat dari karet sintetis, termoplastik, atau bahan hibrida, tergantung pada aplikasi spesifik dan kondisi lingkungan. Alasan PUR menjadi pilihan populer adalah karena ketahanan abrasi dan benturannya yang sangat baik. Bahan ini juga merupakan bahan selang penutup yang ideal karena tahan terhadap getaran. Karet sintetis yang digunakan biasanya neoprena, yang juga menawarkan ketahanan abrasi yang luar biasa. Bahan ini dapat mengakomodasi berbagai suhu pengoperasian tetapi memiliki masa simpan yang lebih pendek daripada PUR dan tidak fleksibel.
Kesimpulan komponen selang hidrolik
Secara umum, selang hidraulik terdiri dari tiga komponen utama: tabung bagian dalam, lapisan penguat, dan penutup luar.
Tabung bagian dalam membawa cairan hidraulik, lapisan penguat memberikan kekuatan untuk menahan tekanan tinggi, dan penutup luar melindungi selang dari faktor eksternal
Dengan memahami komponen dan struktur selang hidraulik, Anda dapat membuat pilihan yang lebih akurat dan mengelola sistem dengan lebih baik.