Pemasangan Hidrolik JIC
Apa itu fitting JIC?
Fitting JIC (Joint Industry Council) berasal dari fitting AN (Army-Navy) yang dikembangkan untuk aplikasi penerbangan selama Perang Dunia II. Standar JIC kemudian dikembangkan untuk menyederhanakan proses manufaktur dan mengurangi biaya. Fitting ini sesuai dengan standar SAE J514 dan ISO 8434-2, dapat menahan tekanan tinggi, dan merupakan pilihan yang andal untuk berbagai industri.
Fitting JIC memiliki sudut pelebaran 37 derajat dan menggunakan mekanisme penyegelan logam ke logam, yang memberikan sambungan mekanis yang aman. Fitting JIC tidak memerlukan bahan penyegel tambahan untuk mencapai penyegelan anti bocor. Fitting JIC tersedia dalam berbagai ukuran dan sesuai dengan standar ulir 2A/2B.

Keuntungan
● Ketahanan Tekanan Tinggi: Fitting JIC dirancang untuk menahan tekanan tinggi, sehingga ideal untuk aplikasi hidrolik yang menuntut.
● Dapat digunakan kembali: Salah satu fitur unggulan mereka adalah kemampuan untuk digunakan kembali, sehingga menawarkan nilai jangka panjang.
● Anti Bocor: Desain ujung pipa yang melebar 37 derajat meminimalkan risiko kebocoran, sehingga memastikan sambungan yang aman.
Kekurangan
● Pertimbangan Biaya: Meskipun fitting JIC menawarkan banyak keunggulan, harganya mungkin lebih mahal daripada jenis fitting lainnya.
● Kompatibilitas Terbatas: Fitting ini tidak sepenuhnya kompatibel dengan jenis ulir lainnya, yang dapat membatasi penerapannya pada sistem tertentu.
Mengapa Memilih Konektor JIC?
Jenis Benang
Fitting hidrolik JIC menggunakan sudut pelebaran 37 derajat untuk mencapai penyegelan logam ke logam.
Mekanisme Penyegelan
Desain flare 37 derajat JIC memberikan segel mekanis yang aman tanpa memerlukan bahan penyegel tambahan.
Peringkat Tekanan
Fitting JIC dirancang untuk menahan tekanan tinggi, sehingga ideal untuk aplikasi hidrolik yang menuntut.
Panduan Langkah demi Langkah Pemasangan Fitting JIC
Persiapan: Sebelum memulai, bersihkan area kerja untuk mencegah kontaminasi. Pastikan semua alat dan perlengkapan yang diperlukan sudah siap.
Tindakan pencegahan keamanan
Inspeksi Ulir: Periksa ulir pada fitting dan selang atau pipa. Periksa apakah ada tanda-tanda keausan, korosi, atau kerusakan yang dapat memengaruhi sambungan.
Instalasi: Sejajarkan fitting JIC dengan selang atau pipa dan masukkan dengan hati-hati. Pastikan fitting sejajar dengan bagian ujung atau alasnya.
Pengencangan: Gunakan kunci pas yang dapat disetel untuk mengencangkan fitting hingga pas. Kemudian kencangkan lagi seperempat putaran untuk memastikan sambungan yang aman.
Tips Perawatan untuk Fitting Hidrolik JIC
Deteksi dan Pencegahan Kebocoran
Inspeksi Rutin: Periksa secara berkala area di sekitar sambungan untuk mencari tanda-tanda kebocoran. Perhatikan adanya kelembapan, tetesan, atau genangan cairan.
Pengujian Tekanan: Lakukan pengujian tekanan untuk mengidentifikasi titik lemah pada sistem hidrolik.
Bahan perekat: Untuk fitting NPT, disarankan untuk mengoleskan kembali sealant ulir selama pemeriksaan perawatan untuk memastikan sambungan yang kedap air.
Kapan Harus Mengganti Fitting?
Inspeksi Visual: Periksa tanda-tanda keausan, korosi, atau kerusakan. Jika terdapat tanda-tanda yang terlihat, fitting tersebut harus diganti.
Masalah Kinerja: Jika Anda melihat penurunan kinerja sistem, seperti penurunan tekanan atau kebocoran cairan, pertimbangkan untuk mengganti fittingnya.
Perawatan Rutin: Gantilah fitting secara berkala sesuai dengan panduan pabrikan untuk memastikan kinerja optimal.
Fitting Sinopulse JIC
Sinopulse memproduksi fitting hidrolik kelas JIC dan SAE. Tersedia fitting jenis flared, flanged, swivel, face seal, o-ring, dan metrik. Tersedia juga elbow dan konektor metrik 45 atau 90 derajat. Cocok untuk aplikasi selang dan pipa. Melayani industri pertanian, kimia, makanan, penanganan material, pertambangan, minyak atau gas, dan perminyakan.

































